Berani Berdiri

Duka tak pernah benar-benar usai. Ia berubah bentuk, melunak seiring waktu, tapi tetap tinggal—karena cinta pun tetap tinggal. Sepuluh tahun lalu, saat Bapak pergi untu…

Kita Tak Sepenting Itu

Kadang saya berpikir, mungkin sebenarnya orang yang tidak percaya diri itu adalah orang yang terlalu percaya diri. Lho, kok bisa? Ya, karena mereka—atau mungkin kita—mer…

Weekly Journal #3

Suara sirine ambulance yang perlahan mendekat semakin memperjelas bahwa sore itu akan diumumkan berita duka cita. Enni yang sedang berkunjung ke rumah saya pun kelihatan…

Weekly Journal #2

Rumah Minggu ini saya awali dengan keterlambatan tiba di Panyabungan yang berimbas ke satu hari itu secara keseluruhan. Mulai dari telat sarapan, telat mengisi daftar ha…

Weekly Journal #1

Rasanya perlu, ya, saya membuat jurnal mingguan untuk melihat perkembangan diri saya ke seminggu belakang, apa saja yang saya lalui, dan bagaimana hari-hari saya berjala…

Taman Buah Lubuk Pakam

Berbahagialah mereka yang melihat hal-hal indah di tempat sederhana di mana orang lain tidak melihat apa-apa. – Camille Pissarro Beberapa scene di salah satu drama Kore…

Kopi Saba

Dalam bahasa Mandailing, Saba berarti sawah. Terletak di dekat persawahan yang sangat luas, nama Kopi Saba memang cocok didapuk untuk warung kopi millennial ini. Sebagai…